Showing posts with label Git. Show all posts
Showing posts with label Git. Show all posts

Saturday, 28 October 2017

Tutorial Git Dasar : Kerja tim (Git Teamwork)


Seri kali ini saya akan membahai bagaimana kita menggunaka Git dalam kerja tim (teamwork)

Git Workflow

Setelah kalian menggabungkan origin/master ke local kalian, kalian telah siap berkontribusi dengan yang lain untuk beberapa pekerjaan kalian. Alur kerja dalam kolaborasi Git biasanya mengikuti permintaan :
  1. Ambil dan gabungkan perubahan dari remote.
  2. Buat sebuah branch untuk fitur proyek baru.
  3. Kembangkan fitur di branch kalian.
  4. Ambil dan gabungkan lagi dari remote (jika ada commitan baru).
  5. Push branch kalian untuk diperiksa.
Langkah 1 dan 4 adalah tahap perlindungan penggabungan konflik, yang terjadi ketika dua branch berisi perubahan file yang tidak bisa ditangani dengan perintah git merge. Langkah 5 merupakan git push yang akan kalian pelajari selanjutnya.

Git Push

git push origin nama_branch
akan ngepush branch kalian ke remote, origin. Tim dapat meninjau branch kalian dan menggabungkannya kedalam master, menjadikan bagian dari versi proyek.

Ringkasan

Sekarang kalian sudah cukup tahun untuk bisa memulai berkolaborasi dengan tim. 
  • Remote adalah repositori Git yang berada diluar folder proyek kalian

Tambahan :
  • git clone : Membuat salinan remote dilocal
  • git remote -v : Daftar remote proyek Git
  • git fetch
  • git merge origin/master : Menggabungkan origin/master kedala branch local kalian
  • git push origin nama_branch : Ngepush(mendorong) branch kalian ke remote origin.

Proyek Git bisanya dikelola di Github, sebuah situs web yang memiliki proyek Git untuk jutaan pengguna. Dengan Github kalian bisa mengakses proyek kalian darimanapun dan kapanpun dengan menggunakan alur dasar yang telah dipelajari disini.

Baca Juga : Tutorial Git Dasar dan Kolabirasi Dengan Github

Sebenernya tidak hanya Github, kalian juga bisa pake Bitbucket atau Gitlab, alusnya sama saja..
Seri Tutorial Git Dasar ini sudah selesai sampai disini, semoga bermanfaat. Jangan lupa comment di bawah ya jika ada saran dan supportnya.


Thursday, 26 October 2017

Tutorial Git Dasar : Membuat Branch (cabang) untuk versi berbeda


Ini merupakan lanjutan dari seri tutorial Git dasar, sebelumnya saya sudah membuatnya dengan judul
"Tutorial Git Dasar : Alur Kerja Git dan Cara Mundur Ke Versi Sebelumnya"
Sebelum lanjut ke materi branch pada postingan ini, alahkah baiknya kalian pelajari dulu alur git di atas.

Git Branch


Lanjutan dari posting sebelumnya, perlu diketahui bahwa kalian hanya bekerja disatu branch(cabang) Git yang disebut master. Git memungkinkan kita membuat sebuah branch baru untuk bereksperimen dengan versi sebuah proyek. Bayangkan kalian ingin membuat sebuah versi dari proyek kalian contoh menambahkan fitur, tetapi kalian tidak ingin untuk mengganggu master dari proyek kalian. Caranya dengan membuat branch (cabang) di repositori Git kalian.

Dalam postingan ini kita akan menggunakan Git branching untuk mengembangkan beberapa versi. Kalian bisa menggunakan perintah dibawah ini untuk mengetahui dimana posisi branch kita sekarang.
git branch

output dari perintah tersebuh adalah posisi branch pada saat ini, dengan tanda (*) diawalnya. Karena kita baru punya branch master, maka cuma itu yang muncul.

Ikhtisan Branching

Dibawah ini merupakan gambaran dari branch yang akan kita pelajari

Bulatan-bulatan digambar merupakan sebuah titik commit yang membentuk garis histori di Git. Branch baru adalah versi yang berbeda dari proyek Git. Ini berisi commit dari master dan sekaligus commitan yang tidak dimiliki oleh master. Sampai sini semoga bisa dipahami.

Git Branch 2

Saat ini proyek Git hanya memiliki satu branch master. Untuk membuat branch baru gunakan perintah
git branch nama_branch

Disini nama_branch akan menjadi branch baru yang kalian buat. Pastikan membuat branch sesuai dengan apa yang menjadi tujuan branch dan nama branch tidak boleh berisi space. Cobalah untuk membuat branch baru.

Git Checkout

Setelah kalin membuat branch baru. Kalian bisa pindah ke branch yang lain dengan menggunakan perintah
git checkout nama_branch

Setelah kalian berpindah branch seperti biasa kalian bisa melakukan commit tanpa harus khawatir merubah source code di branch master.
Untuk mengetahui lebih jelasnya coba kalian modifikasi di direktori kerja kalian setelah itu tambahkan ke staging area dan commit.

Git Merge

Setelah kalian mempunyai dua branch (cabang), bayangkan jika kalian ingin menyertakan semua perubahan dari branch master dan branch yang baru. Kita bisa dengan mudah menyelesaikan hal ini dengan menggabungkan branch baru ke master branch dengan
git merge branch_baru

Semua perubahan yang berada di branch_baru akan di merge ke branch master. Dan apa yang dimiliki oleh branch baru sekarang dimiliki juga oleh master.

Merge Conflict

Penggabungan itu akan berhasil jika master tidak berubah sejak kita commit di branch baru. Git akan mengetahui perubahan perubaha di setiap branch. Jika kalian memperbarui di master sebelum kalian menggabungkannya dan commitan tersebut merubah text persis dengan yang kalian kerjakan di branch baru, ini akan terjadi konflik antar source dari branch baru. Git akan kebingungan source code mana yang akan digunakan dan disimpan.
Git akan menggunakan tanda untuk menunjukan versi master dan versi branch baru seperti contoh
<<<<<<<<<< HEAD
master version of line
===============
branch baru version of line
>>>>>>>>>> BRANCH BARU
Jika kalian memutuskan untuk menggunakan branch baru. Delete line di master/Head dan delete juga tanda >>>>> <<<<< dan ====== .

Delete Branch
Di Git, branch merupakan sarana untuk mencapai tujuan. Kalian membuatnya untuk mengerjakan fitur baru di proyek kalian, namun tujuan akhirnya adalah menggabungkannya kedalam master. Setelah branch diintegrasikan dengan master, ia telah melakukan tujuannya dan dapat dihapus. Untuk menghapus branch gunakan perintah
git branch -d nama_branch

Ringkasan

Luangkan waktu sejenak untuk meninjau kembali konsep dan perintah utama.

  • Git branching memungkinkan pengguna untuk bereksperimen dengan versi yang berbeda didalam sebuah proyek. 
Perintah dibawah berguna dalam alur kerja Git:
  1. git branch : Daftar semua branch Git
  2. git branch nama_branch : Membuat branch baru
  3. git chekout nama_branch : Digunakan untuk beralih dari branch satu ke branch yang lainnya
  4. git merge nama_branch : Digunakan untuk menggabungkan perubahan file dari branch yang satu ke branch yang lainnya.
  5. git branch -d nama_branch : Menghapus branch yang ditentukan.




Wednesday, 25 October 2017

Tutorial Git Dasar : Alur Kerja Git dan Cara Mundur Ke Versi Sebelumnya


Beberapa minggu lalu saya sudah membahas apa itu Git di postingan sebelumnya dengan judul
"Tutorial Git Dasar dan Kolaborasi dengan Github"
Disana saya menjelaskan bagaimana projek diupload ke github dan beberapa command Git yang biasa di pakai oleh pengembang. Hari ini saya ingin menjelaskan lagi perintah-perintah Git yang kemarin terlewatkan.

Sekilas sebagai pengingat kembali, Git merupakan perangkat lunak yang memungkinkan anda untuk melacak perubaha-perubahan pada sebuah proyek dari waktu ke waktu. Git bekerja dengan merekam semua perubahan yang kalian buat dalam sebuah proyek, menyimpan perubahan tersebut lalu mengijinkan kalian untuk merefer sesuai kebutuhan.

Git init

Ini awal dari semuanya, yang mana kata init merupakan sebuah inizialisasi yang dibutuhkan Git untuk memulai melacak perubahan didalam proyek kalian. Untuk memulainya dengan cara
git init

Git Workflow

Kita telah memiliki proyek Git. Proyek Git dapat dianggap memiliki tiga bagian
  1. Direktori kerja : Dimana kalian akan melakukan semua pekerjaan, seperti membuat, mengedit, menghapus dan mengatur file.
  2. Area Stage (stagging area) : Dimana anda akan mencantumkan perubahan yang kalian buat di direktori kerja.
  3. Repositori : Dimana Git secara permanen menyimpan perubahan tersebut sebagai persi proyek yang berbeda.

Alur kerja Git terdiri dari file pengeditan di direktori kerja, menambahkan file ke area stage, dan menyimpan perubahan ke area repositori Git. Di Git kita menyimpan perubahan dengan commit, yang akan kita pelajari lebih lanjut dipostingan ini.

Coba lihat dan pahamilah diagramnya sebelum kita melanjutkan. Ini akan membantu untuk mengenal alur kerja Git.

Git Status

Saat membuat proyek, kalian akan merubah isi direktori kerja kalian. Untuk melihat status perubahan yang kalian buat, kalian bisa chek status perubahan tersebut dengan
git status

Git Add

Agar Git mulai melacak file yang dibuat di proyek kerja, file tersebut perlu ditambahkan ke area stage. Kalian bisa menambahkan file ke area stage dengan  
git add nama_file
atau anda bisa menggunakan tanda "titik" untuk menggati nama_file, ini biasanya digunakan jika kalian memiliki banyak file.

Git Diff

Setelah anda tahu cara menambahkan file ke staging area, Sekarang bayangkan jika kalian telah memasukan file ke staging area dan kalian ingin melacak perubahan apa yang dibuat, kalian bisa mengecek perbedaan antara direktori kerja dengan area staging dengan
git diff nama_file

Git Commit

Commit adalah langkah terakhir dalam alur kerja Git kita. Sebuah Commit secara permanen menyimpan perubahan dari area staging didalam repositori. Git Commit adalah perintah yang akan kita lakukan selanjutnya. Namu ada satu lagi kode yang diperlukan untuk melakukan commit, opsi -m yang dilanjukan dengan sebuah pesan, seperti ini contohnya
git commit -m "Pesan commit"

Standar convention untuk pesan commit:
  • Harus dalam tanda petik
  • Ditulis dalam bentuk present tense
  • Harus ditulis secara singkat (50 karakter atau kurang) ketika menggunakan

Git Log

Dalam git adakalanya kalian akan mengalami untuk merujuk kembali ke versi sebelumnya atau versi yang lebih awal. Hasil commit yang dilakukan tersimpan dengan baik secara kronologi di repositori, histori-histori commit bisa kalian lihat dengan cara 
git log

Ringkasan

Sekarang kalian sudah mengenal alur kerja dasar sebuah Git. Sampai sini, coba kalian praktekan dimulai dari membuat direktori kerja lalu lakukan initialisasi dengan git init dan seterusnya dan seterusnya ....
  • Git adalah sistem kontrol versi standar untuk pengembang web
  • Guanakan perintah Git untuk melacak perubahan-perubahan yang dilakukan pada sebuah proyek.
    • 1. git init membuat repositori Git baru.
    • 2. git status memeriksa isi direktori kerja dan area staging.
    • 3. git add menambahkan file dari direktori kerja ke area staging.
    • 4. git diff menunjukan perbedaan antara direktori kerja dengan area stagin.
    • 5. git commit menyimpan semua perubahan secara permanen dari area staging di repositori.
    • 6. git log menampilan semua daftar commit yang dilakukan sebelumnya.

Git Reset

Membuat proyek sama halnya seperti kalian pergi kehutan ada kalanya kalian tersesat dan tak tau arah pulang.
Maka dari itu Git memungkinkan kalian mundur ke bagian sebelum kalian belok ke arah yang salah. Kalian bisa melakukannya dengan cara ini
git reset commit_SHA
Perintah ini bekerja dengan menggunakan 7 karakter pertama dari SHA commit sebelumnya. Misalnya jika SHA commit sebelumnya dalah 5d692065cf51a2f50ea8e7b19b5a7ae512f633ba gunakan
git reset 5d69206

Git reset review

Untuk lebih memahasi git reset perhatikan diagram dibawah ini. Setiap lingkarang mewakili commit.

Before Reset
  • HEAD adalah commit terbaru
After Reset
  • HEAD berubah menjadi commit pilihan kalian sebelumnya.
  • Linkaran abu-abu sekarang bukan lagi bagian dari proyek kita.
  • Pada intinya kalian telah merubah sejarah proyek. :D

Ada tiga cara berbeda untuk mundur di Git. Kamu bisa menggunakan perintah ini untuk membatalkan sebuah perubahan yang dilakukan di direktori kerja kalian.
  1. git checkout HEAD nama_file : Membuang perubahan dalam direktori kerja
  2. git reset HEAD nama_file : Unstage perubahan file di staging area
  3. git reset commit_SHA : Memperbaharui ke versi commit sebelumnya dalam histori commit kalian.





Thursday, 19 October 2017

Tutorial Git Dasar dan Kolaborasi Dengan Github

Tutorial Git Dasar Dan Kolaborasi Dengan Github

Apa itu git ?


Git adalah sistem kontrol versi terdistribusi yang pada dasarnya adalah sistem yang mencatat perubahan-perubahan pada file kita dari waktu ke waktu. Kita dapat mengingat kembali source code versi dengan spesifik file pada waktu tertentu.
Banyak orang dapat dengan mudah berkolaborasi dalam sebuah proyek dan memiliki versi file proyek mereka sendiri dikomputer mereka.

Git bisa memberikan kita:
  1. Penyimpanan revisi history proyek hanya dalam satu direktori.
  2. Kembali ke versi apapun dalam satu proyek sesuai yang diinginkan.
  3. Bekerja pada fitur baru tanpa mengganggu basis kode utama.
  4. Mudah berkolaborasi dengan pengembang lain atau kerja tim.

Untuk memulainya kita harus siapkan terlebih dahulu git di local repo kita dengan cara download dan install disini.
Setelah proses instalasi selesai coba buka command prom dan berikan perintah:
git --version 
Perintah tersebut akan memperlihatkan versi git di local kita. Sekarang kita configurasi git kita untuk seting username dengan peritah:
git config --global user.name namakita 
setelah itu setting juga email dengan perintah:
git config --global user.email emailkita@gmail.com 
kalo kita ingin melihanya username dan email configurasi di git hanya dengan perintah:
git config --global user.name
git config --global user.email 
Untuk persiapan environtmennya sudah selesai, sekarang kita mulai membuat sebuah proyek sample kecil-kecilan yang akan kita integrasikan pake git dan dipush ke github.
Biar lebih gampang kita samakan untuk mengarahkan command prompt kita ke directory d:, dan kita buat folder dengan perintah:
mkdir test
dan masuk ke folder test dengan perintah
cd test
buat file index.html dengan perintah
touch index.html
kalo tidak berhasil bikin secara manual saja.
Masukan perintah
git init
Perintah ini akan menciptakan sebuah folder git untuk initialisasi awal git terpasang di directory yang akan kita push nantinya. Sekara kita buka file index.html yang telah kita buat tadi menggunakan text editor kesayangan anda sublime, note++ dan apapun itu, dan isikan dengan code dibawah ini :
<!DOCTYPE html>
<html>
   <head>
      <title></title>
   </head>
   <body>

   </body>
</html>
Kembali lagi ke command prompt kita masukan perintah:
git status
perintah ini akan menampilkan file file yang telah di modify dan belum di push ke github. Berhubung file-file ini belum di add ke staging maka warnanya akan merah sebaliknya kalo sudah di staging akan berwatna hijau.
Sekarang kita coba masukan file yang di modify tadi ke staging dengan perintah:
git add index.html
sebenernya kalo kita mempunyai banyak file, kita bisa juga menggunakan perintah yang lebih singkat agar tidak usah menyebutkan nama filenya satu persatu
git add .
Selanjutnya coba kita cek kembali statusnya dengan perintah git status yang tadi. Dan filenya akan berubah menjadi warna hijau. Prosedur yang dilakukan ketika commit file kita ke git kurang lebih sebagai berikut.

Sedikit gambaran, kita asumsikan dalam 3 bagian:
  1. Modiff
    File awal
  2. Staging
    File yang ditandai untuk dicommit
  3. Commit
    File yang sudah di commit dan siap untuk di Push

Sekarang kita akan commit file yang kita rubah dengan perintah:
git commit -m "Keterangan apapaun bebas disini"
buka kembali text editor dan tambahin title di index.html menjadi
<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
       <title>Commit ke-2</title>
    </head>
    <body>

    </body>
</html>
coba cek statusnya dan masukan ke staging lalu commit.
Kita bisa melihat history commit yang kita lakuka tadi dengan perintah:
git log
biar lebih mudah melihatnya tambahin -oneline dibelakangnya
git log -oneline
untuk beralih ke source code yang awal kita tinggal masukan perintah
git checkout masukan_kode_commit
source code akan kembali kesemula dan branch akan beralih yang tadinya master menjadi kode commit. untuk kembali lagi ke master masukan perintah:
git checkout master
jika kita ingin mereset semua source code ke versi sebelumnya kita masukan lagi perintah:
git reset masukan_kode_commit
Source code akan kembali ke versi sebelumnya dan menghapus history commit versi dibawahnya.
Sekarang kita coba membuat branch, branch biasanya digunakan untuk panambahan feature applikasi kita, jadi setiap fungsi/feature memiliki branch masing-masing. tujuannya untuk lebih mudah mengontrolnya jika ingin dicopot dari aplikasi. Perintah untuk membuat branch tinggal masukan perintah:
git branch nama_branch
sekarang chek kita punya branch bearapa dengan perintah:
git branch -a
alihkan branch dari master menjadi nama_branch yang kita buat tadi dengan perintah:
git checkout nama_branch
sekarang kita buat file baru dengan nama style.css dan masukan kode dibawah ini:
body{
  color: red;
}
coba cek status dan masukan ke staging lalu commit. Setelah itu alihkan branch ke master. Maka file style.css akan hilang.
Coba kembali bikin branch baru dengan nama branch bebas dan bikin file baru dengan nama yang sama header.css dan masukan code berikut:
header{
  color: #ffffff;
}
jadi kita mempunya 3 branch termasuk master. Jika kita ingin menyatukan semua file kita switch terlebih dahulu ke branch master dan menggunakan perintah:
git merge nama_branch

Github

Sebelumnya saya telah menjelaskan beberapa repositori, Github, Bitbucket, dan Gitlab di postingan sebelumya.
Github adalah layanan yang memungkinkan kita mengatur repositori host.
Pusat repositori online yang dapat diakses oleh beberapa anggota tim.
sekarang login ke github.com jika belum punya akun silahkan daftar terlebih dahulu.
Setalah semua siap coba bikin new repository dengan nama repository bebas terserah, masukan deskripsi sesuka kalian dan klik tombol create repository. Kalo sudah, copy url gitnya, lalu buka kembali command prompt cek terlebih dahulu git status jikalau ada file yang belum di commit.
Kalo ada commit terlebih dahulu setelah semua selesai masukan perintah:
git push paste_url_git master
setelah selesai kita coba buka github.com, kita akan melihat source local kita berada disana.
Lakukan cara diatas secara berutan kalo ingin ngpush source ke github, dengan cara kita add, commit dan push.
Karena ketika ngpush kita akan kesulitan dengan url yang panjang ada kita bisa rubah url yang panjang itu menjadi lebih singkat dan gampang, masukan perintah:
git remote add origin paste_url_git
Pada dasarnya kita akan menyimpan url_git kedalam variable origin, jika kita ingin ngepush kita tinggal masukan perintah:
git push origin master
gimana lebih mudah kan?.
Untuk tutorial dasar github sudah selesai sampai disini. Dan satu lagi tambahan jika kita ingin mengambil source code di github jikalah kita ingin mengakses di komputer lain. Kita tinggal masukan perintah:
git clone paste_url_git
semua source code yang berada di github akan ke download ke repository local kita.
Sekian tutorial dasar Github kali ini semoga bermanfaat..
Please tinggal jejak di kolom komen ok. Terimakasih